Detail Berita

Teknologi di Balik Industrialiasi Padi yang dijadikan Contoh oleh Presiden Jokowi

Teknologi di Balik Industrialiasi Padi yang dijadikan Contoh oleh Presiden Jokowi

Beras adalah komoditi pangan yang sangat penting bagi rakyat Indonesia. Itulah kenapa, Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus pada meningkatkan meningkatkan komoditas tersebut dengan cara Mengkorporasikan petani dalam sebuah skala ekonomi yang dikerjakan dengan cara-cara modern.  Dalam Kunjungannya ke BUMR Pangan di Kabupaten Sukabumi (1 September 2017), Presiden sangat mengapresiasi industrialiasi padi yang telah dilakukan di tempat tesebut.

"Saya sangat menghargai cara-cara modern mengkorporasikan petani yang dilakukan oleh PT BUMR pangan ini, Saya ingin ini ditiru sebagai sebuah contoh untuk tempat-tempat yang lain" tuturnya.

IT tentu saja menjadi kunci dalam pengembangan industrialiasi padi secara modern di BUMR Pangan. Peran IT disini melingkupi pemilihan benih, pupuk, dan lahan, artificial inteligent untuk memantau kesehatan padi

iPangan sendiri merupakan produk yang dikembangkan oleh salah satu Badan Usaha Milik Amikom, Time Excelindo. Inovasi ini menjamin produk pangan jelas asal usulnya dan dapat terlacak dari hulu ke hilir. Beras yang dihasilkan dari iPangan ini diantaranya adalah Beras Caping Gunung Sukabumi.

Inovasi yang dilakukan di BUMR Pangan ini sendiri merupakan contoh konkrit dari upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan bangsa. Dalam waktu dekat BUMR Pangan dan Tim Time Excelindo akan diundang ke Istana untuk membuat program tersebut secara nasional di berbagai daerah di seluruh Indonesia,  jika program ini dapat dinasionalisasi maka kesejahteraan pertani akan terjamin dan ketahanan pangan dapat tercapai secara baik.

Liputan Kunjungan Presiden Jokowi meninjau iPangan di BUMR Pangan Sukabumi, bisa diakses di Link berikut ini : https://www.youtube.com/watch?v=xOttpMKyP9I&feature=youtu.be


Kembali ke menu berita